Subtitle
Terjemahan
The first people who lived in North America were the Indians.
The name “Indians” is actually not very accurate, because the people are not from India.
But when the first Europeans came to North America, they mistakenly believed that they had reached India, so they referred to the people as Indians.
In different parts of North America, the Indians had very different cultures and very different ways of making a living.
On the west coast of North America, many large rivers flow into the Pacific Ocean. In these rivers is an abundance of fish, such as salmon.
The Indians in these areas obtained much of their food by fishing.
They lived in settled villages, and became experts in carving wood from the tall trees of the area.
They carved large canoes for traveling on the rivers and oceans, and they also carved tall “totem poles.”
Totem poles were carvings of various animal or human figures, and often the poles had a mythical or spiritual significance for the people who carved them.
Many beautiful totem poles can be seen in cities such as Vancouver or Victoria, in the Canadian state of British Columbia; or Seattle, in the American state of Washington.
The Plains Indians lived in the central prairie of North America.
The various nations of the Plains lived by hunting large animals called buffalo, or bison.
Horses were brought to North America in the sixteenth century by the Spanish.
The Indians who lived in the prairie areas had learned to become experts at riding horses, and on horseback they could hunt the giant herds of bison.
They followed the buffalo from place to place.
The Plains Indians lived in portable houses called “teepees,” which were made by sewing together buffalo skins, and holding them in place with wooden poles.
In the southwestern United States, some Indians lived by farming.
In this dry area, the Indians raised several crops, such as corn, beans, and squash.
Many of the Indians in these areas lived in large settlements, where the houses were made from stone or dried mud.
The people were experts at weaving, and they made clothing and blankets that had beautiful artistic designs.
Near the eastern coast of North America, many Indians lived by a combination of farming and hunting.
These people lived in fortified villages, some of which were inhabited for many years at a time.
In some places, they built large earthworks that can still be seen today.
In the forests of northern Canada, the Indians lived primarily by hunting, fishing, and gathering.
Like the Indians of the prairie regions, they often moved from place to place in search of game animals to hunt.
Today, the Indians of North America no longer live in their traditional ways. However, several Indian languages are still spoken by many thousands of people.
Also, many Indians in the United States and Canada are very interested in maintaining the cultural traditions of their ancestors.
Orang-orang pertama yang tinggal di Amerika Utara adalah orang Indian. Nama "Indian" sebenarnya tidak terlalu akurat, karena orang-orang tersebut bukan berasal dari India. Tetapi ketika orang Eropa pertama datang ke Amerika Utara, mereka keliru percaya bahwa mereka telah mencapai India, sehingga mereka menyebut orang-orang tersebut sebagai orang Indian. Di berbagai bagian Amerika Utara, orang Indian memiliki budaya yang sangat berbeda dan cara mencari nafkah yang sangat berbeda. Di pantai barat Amerika Utara, banyak sungai besar mengalir ke Samudra Pasifik. Di sungai-sungai ini terdapat banyak ikan, seperti salmon. Orang Indian di daerah ini mendapatkan sebagian besar makanan mereka dengan memancing. Mereka tinggal di desa-desa yang menetap, dan menjadi ahli dalam mengukir kayu dari pohon-pohon tinggi di daerah tersebut. Mereka mengukir kano besar untuk bepergian di sungai dan lautan, dan mereka juga mengukir "tiang totem" yang tinggi. Tiang totem adalah ukiran berbagai figur hewan atau manusia, dan seringkali tiang-tiang tersebut memiliki makna mitos atau spiritual bagi orang-orang yang mengukirnya. Banyak tiang totem indah dapat dilihat di kota-kota seperti Vancouver atau Victoria, di negara bagian British Columbia, Kanada; atau Seattle, di negara bagian Washington, Amerika. Orang Indian Dataran tinggal di padang rumput tengah Amerika Utara. Berbagai bangsa Dataran hidup dengan berburu hewan besar yang disebut kerbau, atau bison. Kuda dibawa ke Amerika Utara pada abad keenam belas oleh orang Spanyol. Orang Indian yang tinggal di daerah padang rumput telah belajar menjadi ahli dalam menunggang kuda, dan di atas kuda mereka dapat berburu kawanan bison raksasa. Mereka mengikuti kerbau dari satu tempat ke tempat lain. Orang Indian Dataran tinggal di rumah-rumah portabel yang disebut "teepee," yang dibuat dengan menjahit kulit kerbau menjadi satu, dan menahannya di tempatnya dengan tiang kayu. Di Amerika Serikat bagian barat daya, beberapa orang Indian hidup dengan bertani. Di daerah kering ini, orang Indian menanam beberapa tanaman, seperti jagung, kacang-kacangan, dan labu. Banyak orang Indian di daerah ini tinggal di permukiman besar, di mana rumah-rumah terbuat dari batu atau lumpur kering. Orang-orang tersebut ahli dalam menenun, dan mereka membuat pakaian dan selimut yang memiliki desain artistik yang indah. Di dekat pantai timur Amerika Utara, banyak orang Indian hidup dengan kombinasi pertanian dan perburuan. Orang-orang ini tinggal di desa-desa yang dibentengi, beberapa di antaranya dihuni selama bertahun-tahun. Di beberapa tempat, mereka membangun gundukan tanah besar yang masih dapat dilihat hingga saat ini. Di hutan-hutan Kanada utara, orang Indian hidup terutama dengan berburu, memancing, dan mengumpulkan. Seperti orang Indian di wilayah padang rumput, mereka sering berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk mencari hewan buruan. Saat ini, orang Indian Amerika Utara tidak lagi hidup dengan cara tradisional mereka. Namun, beberapa bahasa Indian masih digunakan oleh ribuan orang. Selain itu, banyak orang Indian di Amerika Serikat dan Kanada sangat tertarik untuk melestarikan tradisi budaya nenek moyang mereka.