Subtitle
Terjemahan
Chicago is one of the most famous American cities. Some cities in the United States-such as New York, Los Angeles, and San Francisco-may be more glamorous, but many people agree that Chicago is the city that best represents the United States.
Located in the middle of North America, Chicago has derived much benefit from its geography.
The city’s central location has made its O’Hare International Airport the “hub” for most airlines in the United States.
Its location on the shores of Lake Michigan has made it a major port and business centre, where the agricultural and industrial products of the American Midwest are shipped overseas.
Until about the 1830s, Chicago was a minor trading post.
But then it grew rapidly as the most important town in the rapidly developing areas of the midwestern United States.
In 1871, the city was destroyed by a fire.
It is often said that the fire started when a cow knocked over an oil lamp.
It took about 20 years for the city to be completely rebuilt, but it continued to expand.
In 1882, the first skyscraper was built in Chicago.
Around the turn of the century, the population of Chicago was growing quickly. Many African-American people moved to Chicago from the southern United States, and many immigrants from Eastern Europe also arrived in Chicago during this time. Because of the busy and active atmosphere of the city, an American poet described Chicago as “the city of broad shoulders.”
Chicago became notorious for organized crime during the Prohibition Era of the 1920s, when the sale of alcohol was illegal.
Mobsters such as Al Capone became rich by smuggling liquor, and many people were killed in conflicts between rival gangs of criminals.
But the influence of organized crime later became weaker.
In the decades following World War Two, Chicago experienced some problems with crime, poverty, and racial conflict.
However, the city has recently prospered, and social conditions have improved for many people in Chicago.
Compared with other large cities, Chicago is viewed as an affordable place to live, with a high quality of life.
The city has efficient transportation, and many beautiful parks along the Lake Michigan shoreline.
Chicago is famous for its many attractions, including the Art Institute of Chicago, the Field Museum of Natural History, the Shedd Aquarium, the Sears Tower, and the “Miracle Mile” shopping district.
Indeed, Chicago is one of the most interesting cities in the United States.
Chicago adalah salah satu kota paling terkenal di Amerika. Beberapa kota di Amerika Serikat—seperti New York, Los Angeles, dan San Francisco—mungkin lebih glamor, tetapi banyak orang setuju bahwa Chicago adalah kota yang paling mewakili Amerika Serikat. Terletak di tengah Amerika Utara, Chicago telah memperoleh banyak manfaat dari geografinya. Lokasi sentral kota telah menjadikan Bandara Internasional O'Hare sebagai “pusat” bagi sebagian besar maskapai penerbangan di Amerika Serikat. Lokasinya di tepi Danau Michigan telah menjadikannya pelabuhan utama dan pusat bisnis, tempat produk pertanian dan industri dari Midwest Amerika dikirim ke luar negeri. Hingga sekitar tahun 1830-an, Chicago adalah pos perdagangan kecil. Tetapi kemudian tumbuh pesat sebagai kota terpenting di daerah-daerah yang berkembang pesat di wilayah Midwest Amerika Serikat. Pada tahun 1871, kota itu hancur oleh kebakaran. Sering dikatakan bahwa api dimulai ketika seekor sapi menjatuhkan lampu minyak. Butuh waktu sekitar 20 tahun untuk kota itu dibangun kembali sepenuhnya, tetapi terus berkembang. Pada tahun 1882, gedung pencakar langit pertama dibangun di Chicago. Sekitar pergantian abad, populasi Chicago tumbuh dengan cepat. Banyak orang Afrika-Amerika pindah ke Chicago dari Amerika Serikat bagian selatan, dan banyak imigran dari Eropa Timur juga tiba di Chicago selama waktu ini. Karena suasana kota yang sibuk dan aktif, seorang penyair Amerika menggambarkan Chicago sebagai “kota dengan bahu lebar.” Chicago menjadi terkenal karena kejahatan terorganisir selama Era Larangan tahun 1920-an, ketika penjualan alkohol ilegal. Gangster seperti Al Capone menjadi kaya dengan menyelundupkan minuman keras, dan banyak orang terbunuh dalam konflik antara geng kriminal saingan. Tetapi pengaruh kejahatan terorganisir kemudian menjadi lebih lemah. Dalam beberapa dekade setelah Perang Dunia Kedua, Chicago mengalami beberapa masalah dengan kejahatan, kemiskinan, dan konflik rasial. Namun, kota ini baru-baru ini makmur, dan kondisi sosial telah membaik bagi banyak orang di Chicago. Dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya, Chicago dipandang sebagai tempat yang terjangkau untuk ditinggali, dengan kualitas hidup yang tinggi. Kota ini memiliki transportasi yang efisien, dan banyak taman indah di sepanjang garis pantai Danau Michigan. Chicago terkenal dengan banyak atraksinya, termasuk Art Institute of Chicago, Field Museum of Natural History, Shedd Aquarium, Sears Tower, dan distrik perbelanjaan “Miracle Mile”. Memang, Chicago adalah salah satu kota paling menarik di Amerika Serikat.