Subtitle
Terjemahan
Of the fifty states in the United States, forty-nine are located on the mainland of North America.
The other state is Hawaii, which consists of several islands in the middle of the Pacific Ocean.
Hawaii is known as an especially beautiful and interesting place.
The Hawaiian islands were formed by volcanic eruptions that pushed molten rock, called “lava,” above the surface of the ocean.
Some of the islands no longer have any volcanic activity, but there are still active volcanoes on two Hawaiian islands, Oahu and the “big island” (which is known simply as Hawaii).
One of these volcanoes, Mauna Loa, still erupts sometimes, with spectacular explosions of lava.
Another volcano, called Mauna Kea, is now dormant. These volcanoes are both very tall and reach over 4000 metres above sea level.
The air above Mauna Kea is so clear and thin that scientists use the mountain as a base for observing the stars.
The islands of Hawaii are located in the tropics, and they are known for their beautiful weather.
The temperatures are usually in the range of 20 to 30 degrees Celsius, and the days are usually sunny.
This weather allows people to enjoy swimming and surfing on the beautiful beaches of Hawaii.
Despite the sunshine, most of the islands also receive enough rainfall to support many beautiful flowers and trees.
The first people to live in Hawaii were Polynesian groups who arrived from other islands in the Pacific, well over 1000 years ago.
The islands were visited by European explorers during the late eighteenth century.
During the early nineteenth century, the islands became unified under a single king.
However, during this time, many Hawaiians died from diseases that were brought by European and American visitors.
The Hawaiian islands are excellent places for growing sugar cane and pineapples.
In the late eighteenth century, some Americans began large farms, called “plantations,” in Hawaii.
The Americans eventually gained control of the government, and Hawaii became a territory of the United States.
The United States built a naval base on the island of Oahu, at Pearl Harbor.
This base was attacked by Japan in 1941, but it was soon repaired.
The naval base is still in use today.
During the nineteenth and twentieth centuries, there was great demand for labour on the sugar and pineapple plantations.
People came to Hawaii from many lands, and Hawaii became a place of many cultures.
The native Hawaiians mixed with people from places such as Japan, China, Korea, the Philippines, Portugal, and Puerto Rico, as well as the mainland United States.
Today, many Hawaiians can claim a diverse heritage.
In 1959, Hawaii became the 50th state of the United States, with the city of Honolulu as its capital.
Today, there are more than one million people in Hawaii, more than half of whom live in Honolulu.
Each year, many more people visit Hawaii as tourists, to experience the beauty of these islands.
Dari lima puluh negara bagian di Amerika Serikat, empat puluh sembilan terletak di daratan Amerika Utara. Negara bagian lainnya adalah Hawaii, yang terdiri dari beberapa pulau di tengah Samudra Pasifik. Hawaii dikenal sebagai tempat yang sangat indah dan menarik. Kepulauan Hawaii terbentuk oleh letusan gunung berapi yang mendorong batuan cair, yang disebut "lava", di atas permukaan laut. Beberapa pulau tidak lagi memiliki aktivitas vulkanik, tetapi masih ada gunung berapi aktif di dua pulau Hawaii, Oahu dan "pulau besar" (yang dikenal hanya sebagai Hawaii). Salah satu gunung berapi ini, Mauna Loa, masih meletus kadang-kadang, dengan ledakan lava yang spektakuler. Gunung berapi lain, yang disebut Mauna Kea, sekarang tidak aktif. Kedua gunung berapi ini sangat tinggi dan mencapai lebih dari 4000 meter di atas permukaan laut. Udara di atas Mauna Kea sangat jernih dan tipis sehingga para ilmuwan menggunakan gunung tersebut sebagai basis untuk mengamati bintang-bintang. Kepulauan Hawaii terletak di daerah tropis, dan terkenal dengan cuacanya yang indah. Suhu biasanya berkisar antara 20 hingga 30 derajat Celcius, dan hari-hari biasanya cerah. Cuaca ini memungkinkan orang untuk menikmati berenang dan berselancar di pantai-pantai indah Hawaii. Terlepas dari sinar matahari, sebagian besar pulau juga menerima curah hujan yang cukup untuk mendukung banyak bunga dan pohon yang indah. Orang-orang pertama yang tinggal di Hawaii adalah kelompok-kelompok Polinesia yang tiba dari pulau-pulau lain di Pasifik, lebih dari 1000 tahun yang lalu. Pulau-pulau itu dikunjungi oleh penjelajah Eropa selama akhir abad kedelapan belas. Selama awal abad kesembilan belas, pulau-pulau itu bersatu di bawah seorang raja tunggal. Namun, selama waktu ini, banyak orang Hawaii meninggal karena penyakit yang dibawa oleh pengunjung Eropa dan Amerika. Kepulauan Hawaii adalah tempat yang sangat baik untuk menanam tebu dan nanas. Pada akhir abad kedelapan belas, beberapa orang Amerika memulai pertanian besar, yang disebut "perkebunan", di Hawaii. Orang Amerika akhirnya mendapatkan kendali atas pemerintah, dan Hawaii menjadi wilayah Amerika Serikat. Amerika Serikat membangun pangkalan angkatan laut di pulau Oahu, di Pearl Harbor. Pangkalan ini diserang oleh Jepang pada tahun 1941, tetapi segera diperbaiki. Pangkalan angkatan laut masih digunakan sampai sekarang. Selama abad kesembilan belas dan kedua puluh, ada permintaan besar untuk tenaga kerja di perkebunan tebu dan nanas. Orang-orang datang ke Hawaii dari banyak negara, dan Hawaii menjadi tempat dengan banyak budaya. Penduduk asli Hawaii bercampur dengan orang-orang dari tempat-tempat seperti Jepang, Cina, Korea, Filipina, Portugal, dan Puerto Rico, serta daratan Amerika Serikat. Saat ini, banyak orang Hawaii dapat mengklaim warisan yang beragam. Pada tahun 1959, Hawaii menjadi negara bagian ke-50 dari Amerika Serikat, dengan kota Honolulu sebagai ibu kotanya. Saat ini, ada lebih dari satu juta orang di Hawaii, lebih dari setengahnya tinggal di Honolulu. Setiap tahun, semakin banyak orang mengunjungi Hawaii sebagai turis, untuk mengalami keindahan pulau-pulau ini.