Subtitle
Terjemahan
When I was very young, I lived near a peach orchard.
Now, there is a park where the orchard used to be.
I always remember the peach orchard because my grandmother and I used to go there and pick peaches.
The owner of the orchard would let all the neighbors pick peaches.
It’s not the fact that I used to get many ripe, tasty peaches that I remember; it’s the time that I used to spend with my grandmother that I remember.
My grandmother was very old, but she was very healthy.
She used to walk a lot.
I think that is what kept her fit.
She had a lot of energy so she liked to go to a lot of places.
She would get a fruit basket, and then she would ask me if I wanted to go to the orchard.
I always said yes because I enjoyed walking through the orchard on a sunny day.
We never climbed up on a ladder to reach the peaches;
we just reached for the low hanging fruit.
My grandmother and I used to talk all the time that we were out there.
It was nice to spend time with her.
She told me many stories about when she was a young girl.
We laughed and got to know each other better.
My grandmother only visited us during the summer.
She lived in California, and I lived in Niagara Falls, so we didn’t get to spend a lot of time with each other.
We enjoyed the hot summer days in the orchard.
You could smell the peaches, and the bees buzzed lazily by us.
My grandmother would point out different insects and birds to me.
I learned a lot about nature from her.
We would end up with a big basket of peaches.
When we got home, my mother would wash the peaches, and often she would bake a peach pie for us.
Nobody bakes a peach pie like my mother.
It’s good to have memories like that.
Childhood memories of time spent with my grandmother are very precious to me.
Sometimes, it’s just the simple things that you do in life that leave you with the nicest memories.
Ketika saya masih sangat muda, saya tinggal di dekat kebun buah persik. Sekarang, ada taman di tempat yang dulunya adalah kebun buah. Saya selalu ingat kebun buah persik karena nenek saya dan saya sering pergi ke sana dan memetik buah persik. Pemilik kebun akan membiarkan semua tetangga memetik buah persik. Bukan fakta bahwa saya dulu mendapatkan banyak buah persik matang dan lezat yang saya ingat; itu adalah waktu yang saya habiskan bersama nenek saya yang saya ingat. Nenek saya sudah sangat tua, tetapi dia sangat sehat. Dia sering berjalan kaki. Saya pikir itulah yang membuatnya tetap bugar. Dia memiliki banyak energi sehingga dia suka pergi ke banyak tempat. Dia akan mengambil keranjang buah, dan kemudian dia akan bertanya kepada saya apakah saya ingin pergi ke kebun buah. Saya selalu berkata ya karena saya menikmati berjalan-jalan di kebun buah pada hari yang cerah. Kami tidak pernah memanjat tangga untuk meraih buah persik; kami hanya meraih buah yang menggantung rendah. Nenek saya dan saya sering berbicara sepanjang waktu kami berada di sana. Senang menghabiskan waktu bersamanya. Dia menceritakan banyak kisah tentang masa mudanya. Kami tertawa dan saling mengenal lebih baik. Nenek saya hanya mengunjungi kami selama musim panas. Dia tinggal di California, dan saya tinggal di Niagara Falls, jadi kami tidak punya banyak waktu untuk bersama. Kami menikmati hari-hari musim panas yang panas di kebun buah. Anda bisa mencium aroma buah persik, dan lebah berdengung dengan malas di dekat kami. Nenek saya akan menunjukkan berbagai serangga dan burung kepada saya. Saya belajar banyak tentang alam darinya. Kami akan berakhir dengan keranjang buah persik yang besar. Ketika kami sampai di rumah, ibu saya akan mencuci buah persik, dan seringkali dia akan membuat pai buah persik untuk kami. Tidak ada yang membuat pai buah persik seperti ibu saya. Senang memiliki kenangan seperti itu. Kenangan masa kecil tentang waktu yang dihabiskan bersama nenek saya sangat berharga bagi saya. Terkadang, hanya hal-hal sederhana yang Anda lakukan dalam hidup yang meninggalkan Anda dengan kenangan terindah.