Subtitle
Terjemahan
I have had a lot of teachers.
Some of them were good, and some of them were boring.
There is one teacher whom I remember very well.
He is the best teacher that I ever had.
His name was Mr. Alban.
He was a history teacher.
History is not my favorite subject.
I don’t really enjoy history a lot.
When I was in Mr. Alban’s class, he made history seem exciting.
He was more of an actor than a teacher.
If he was describing a war, he would make us feel all the emotions that the soldiers and their families would have felt.
We could almost hear the guns firing and the people shouting.
He would paint a picture in our minds that was very vivid.
When I had a history test in his class, I didn’t have to study much.
I would remember every word that he had said.
I would see him doing the actions that went along with his stories.
He was very animated.
He would shout out orders as if he was a general, or he would speak softly and reverently when describing the death of a great hero.
The most important thing that I learned from Mr. Alban was that I did really like history.
I just thought that I didn’t like it because most people had made it dull by just reading from the textbooks.
History is not just a series of dates and dull facts.
History is what really happened.
History is real life.
All the historical figures had real families and emotions.
They weren’t just fictional people.
After I took history from Mr. Alban, I realized that I really did have an interest in it.
He was my favorite teacher, and I will always be grateful to him for making me aware of just how interesting history really is.
Saya memiliki banyak guru. Beberapa dari mereka baik, dan beberapa dari mereka membosankan. Ada satu guru yang sangat saya ingat. Dia adalah guru terbaik yang pernah saya miliki. Namanya adalah Mr. Alban. Dia adalah guru sejarah. Sejarah bukanlah mata pelajaran favorit saya. Saya tidak terlalu menikmati sejarah. Ketika saya berada di kelas Mr. Alban, dia membuat sejarah tampak menarik. Dia lebih seperti aktor daripada seorang guru. Jika dia menggambarkan sebuah perang, dia akan membuat kami merasakan semua emosi yang akan dirasakan oleh para prajurit dan keluarga mereka. Kami hampir bisa mendengar suara tembakan dan orang-orang berteriak. Dia akan melukis gambaran di benak kami yang sangat jelas. Ketika saya memiliki ujian sejarah di kelasnya, saya tidak perlu banyak belajar. Saya akan mengingat setiap kata yang dia ucapkan. Saya akan melihatnya melakukan tindakan yang menyertai ceritanya. Dia sangat bersemangat. Dia akan meneriakkan perintah seolah-olah dia adalah seorang jenderal, atau dia akan berbicara dengan lembut dan hormat ketika menggambarkan kematian seorang pahlawan besar. Hal terpenting yang saya pelajari dari Mr. Alban adalah bahwa saya benar-benar menyukai sejarah. Saya hanya berpikir bahwa saya tidak menyukainya karena kebanyakan orang membuatnya membosankan hanya dengan membaca dari buku teks. Sejarah bukan hanya serangkaian tanggal dan fakta yang membosankan. Sejarah adalah apa yang benar-benar terjadi. Sejarah adalah kehidupan nyata. Semua tokoh sejarah memiliki keluarga dan emosi yang nyata. Mereka bukan hanya orang fiksi. Setelah saya belajar sejarah dari Mr. Alban, saya menyadari bahwa saya benar-benar memiliki minat di dalamnya. Dia adalah guru favorit saya, dan saya akan selalu berterima kasih kepadanya karena telah membuat saya sadar betapa menariknya sejarah.